7 Cara Keluar dari Sadapan WhatsApp Web dengan Aman

WhatsApp Web adalah fitur yang memungkinkan Kamu mengakses WhatsApp melalui browser di komputer atau laptop. Fitur ini sangat berguna untuk berkomunikasi dengan mudah tanpa harus mengeluarkan ponsel Kamu. Namun, fitur ini juga memiliki risiko keamanan, yaitu kemungkinan akun WhatsApp Kamu disadap oleh orang lain. Lalu, seperti apa cara keluar dari sadapan whatsapp web?

Sadap WhatsApp Web bisa terjadi jika orang lain berhasil memindai kode QR yang muncul di layar komputer Kamu saat Kamu membuka WhatsApp Web. Dengan begitu, orang tersebut bisa melihat semua pesan, foto, video, dan kontak yang ada di akun WhatsApp Kamu. Tentu saja, hal ini sangat berbahaya bagi privasi dan keamanan Kamu.

Dan agar kamu tidak panik jika hal itu terjadi kepadamu, maka sagat wajib membaca cara keluar dari sadapan whatsapp web. Namun sebelum itu, kenali penyebabnya di bawah ini.

Penyebab WA Web Kena Sadap

Ada beberapa kemungkinan penyebab akun WhatsApp Web kena sadap oleh orang lain, antara lain:

1. Kode QR Terbaca oleh Orang Lain

Salah satu cara untuk mengakses WhatsApp Web adalah dengan memindai kode QR yang muncul di layar komputer atau laptop menggunakan kamera HP. Jika kode QR ini terbaca oleh orang lain yang tidak berhak, maka mereka bisa masuk ke akun WhatsApp Web pengguna tanpa sepengetahuan pengguna.

2. VPN Aktif di Perangkat

VPN atau Virtual Private Network adalah layanan yang bisa digunakan untuk mengubah alamat IP perangkat dan mengakses situs-situs yang diblokir. Namun, VPN juga bisa menyebabkan WhatsApp Web error atau tidak berfungsi dengan baik, karena bisa mengganggu koneksi antara HP dan komputer atau laptop.

3. Koneksi Internet Tidak Stabil

Koneksi internet yang tidak stabil atau lambat bisa menjadi penyebab WhatsApp Web tidak berfungsi dengan baik. Hal ini bisa mengakibatkan pesan-pesan tidak terkirim atau terima, atau bahkan akun WhatsApp Web terputus. Jika hal ini terjadi, orang lain bisa memanfaatkan kesempatan untuk menyadap akun WhatsApp Web pengguna.

4. Akun WhatsApp Dibajak

Akun WhatsApp yang dibajak atau diambil alih oleh orang lain bisa menjadi penyebab WhatsApp Web kena sadap. Biasanya, pembajakan akun WhatsApp terjadi karena pengguna tidak sengaja memberikan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS kepada orang lain. Jika akun WhatsApp dibajak, maka orang lain bisa mengakses WhatsApp Web pengguna tanpa sepengetahuan pengguna.

5. Akun WhatsApp Tidak Dilindungi dengan Verifikasi Dua Langkah

Verifikasi dua langkah adalah fitur keamanan yang bisa digunakan untuk melindungi akun WhatsApp dari pembajakan. Fitur ini membutuhkan pengguna untuk memasukkan PIN enam digit yang dibuat sendiri setiap kali ingin mendaftarkan nomor telepon ke WhatsApp. Jika akun WhatsApp tidak dilindungi dengan verifikasi dua langkah, maka orang lain bisa lebih mudah untuk menyadap akun WhatsApp Web pengguna.

Cara Menghindari Atau Mengatasi Sadap WhatsApp Web

Untuk menghindari atau mengatasi sadap WhatsApp Web, Kamu perlu melakukan beberapa langkah berikut:

1. Periksa daftar perangkat yang terhubung dengan WhatsApp Web

Kamu bisa melakukannya dengan membuka aplikasi WhatsApp di ponsel Kamu, lalu pilih menu Setelan > WhatsApp Web. Di sana, Kamu akan melihat daftar perangkat yang sedang aktif menggunakan WhatsApp Web dengan akun Kamu. Jika Kamu melihat perangkat yang tidak Kamu kenal atau tidak Kamu gunakan, segera pilih Keluar dari semua perangkat.

2. Aktifkan verifikasi dua langkah

Verifikasi dua langkah adalah fitur keamanan tambahan yang meminta Kamu memasukkan kode PIN yang Kamu buat sendiri setiap kali Kamu mendaftarkan nomor WhatsApp Kamu di perangkat baru.

Dengan begitu, orang lain tidak bisa mengakses akun WhatsApp Kamu tanpa mengetahui kode PIN Kamu. Untuk mengaktifkan fitur ini, buka menu Setelan > Akun > Verifikasi dua langkah > Aktifkan.

3. Jangan pernah meminjamkan ponsel Kamu kepada orang lain

Orang lain bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memindai kode QR WhatsApp Web di komputer atau laptop mereka tanpa sepengetahuan Kamu. Jika Kamu harus meminjamkan ponsel Kamu, pastikan Kamu mengunci aplikasi WhatsApp dengan kata sandi atau sidik jari.

4. Jangan pernah membuka WhatsApp Web di komputer atau laptop umum

Komputer atau laptop yang digunakan oleh banyak orang, misalnya di warnet, kantor, atau sekolah, bisa saja memiliki aplikasi mata-mata yang merekam aktivitas Kamu, termasuk kode QR WhatsApp Web. Jika Kamu terpaksa menggunakan komputer atau laptop umum, pastikan Kamu selalu Keluar dari WhatsApp Web setelah selesai.

5. Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi public

Jaringan Wi-Fi yang tidak terenkripsi atau tidak aman bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk mengintip data yang Kamu kirim atau terima, termasuk kode QR WhatsApp Web. Jika Kamu harus menggunakan jaringan Wi-Fi publik, sebaiknya gunakan VPN (Virtual Private Network) untuk melindungi koneksi Kamu.

6. Ganti kata sandi akun email Kamu secara berkala

Akun email Kamu bisa menjadi pintu masuk bagi hacker untuk mengambil alih akun WhatsApp Kamu. Jika hacker berhasil mengakses akun email Kamu, mereka bisa meminta kode verifikasi WhatsApp melalui email, lalu menggunakannya untuk mendaftarkan nomor WhatsApp Kamu di perangkat mereka. Untuk mencegah hal ini, ganti kata sandi akun email Kamu secara berkala dan gunakan kata sandi yang kuat dan sulit ditebak.

7. Laporkan nomor yang mencurigakan

Terakhir, Jika Kamu menerima pesan dari nomor yang tidak Kamu kenal yang mengirimkan tautan atau kode verifikasi WhatsApp, jangan pernah mengklik atau memasukkan kode tersebut. Kemungkinan besar, itu adalah upaya penipuan atau sadap WhatsApp. Laporkan nomor tersebut sebagai spam atau blokir agar tidak mengganggu Kamu lagi.

Sebagai tambahan informasi, di bawah ini ada juga cara melindungi akun WhatsApp Kamu di ponsel.

Cara Melindungi Akun WhatsApp Kamu agar tetap Aman di Ponsel

Untuk melindungi akun WhatsApp Kamu, ada beberapa langkah yang bisa Kamu lakukan, antara lain:

  • Aktifkan verifikasi dua langkah dan masukkan alamat email untuk mengantisipasi jika Kamu lupa PIN. Verifikasi dua langkah adalah fitur keamanan yang membutuhkan Kamu untuk memasukkan PIN enam digit yang dibuat sendiri setiap kali ingin mendaftarkan nomor telepon ke WhatsApp.
  • Jangan pernah membagikan kode pendaftaran atau PIN verifikasi dua langkah kepada siapa pun. Jika Kamu menerima email untuk menyetel ulang PIN verifikasi dua langkah atau kode pendaftaran padahal Kamu tidak memintanya, jangan mengeklik tautan. Mungkin ada orang yang sedang mencoba mengakses nomor telepon Kamu di WhatsApp.
  • Setel kata sandi pesan suara yang sulit ditebak di telepon untuk mencegah orang lain mengakses pesan suara Kamu. Jika Kamu tidak mengatur kata sandi pesan suara, orang lain bisa mendengarkan pesan suara Kamu dengan menggunakan nomor telepon Kamu.
  • Setel kode perangkat dan waspadai siapa yang dapat mengakses telepon Kamu secara fisik. Orang yang dapat mengakses telepon Kamu secara fisik bisa saja menggunakan akun WhatsApp Kamu tanpa izin.
  • Gunakan kunci sidik jari atau pengenalan wajah untuk membuka WhatsApp jika perangkat Kamu mendukung fitur ini. Fitur ini bisa membantu Kamu mengamankan pesan Kamu dari orang lain yang mencoba membuka WhatsApp Kamu.
  • Lindungi pesan Kamu dengan enkripsi end-to-end. Enkripsi end-to-end berarti bahwa hanya Kamu dan orang yang Kamu ajak berbicara yang dapat membaca pesan yang dikirimkan, dan tidak ada orang lain, bahkan WhatsApp.
  • Atur privasi profil dan status Kamu. Kamu bisa memilih siapa yang bisa melihat foto profil, info, status, dan terakhir dilihat Kamu. Kamu juga bisa memblokir kontak tertentu yang tidak diinginkan.
  • Periksa perangkat tertaut Kamu secara rutin. Buka Setelan WhatsApp > Perangkat tertaut untuk meninjau semua perangkat yang ditautkan ke akun Kamu. Untuk mengeluarkan perangkat tertaut, ketuk nama perangkat > Keluar.
  • Laporkan dan blokir pesan yang mencurigakan. Jika Kamu menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal atau dari kontak yang mencurigakan, Kamu bisa melaporkan dan memblokirnya. Jika Kamu menerima foto atau video sekali lihat, Kamu bisa melaporkan akun tersebut secara langsung dari penampil media.
  • Waspadai phishing dan serangan malware. Jangan membuka tautan atau lampiran yang tidak dipercaya atau yang dikirimkan oleh orang yang tidak Kamu kenal. Tautan atau lampiran tersebut bisa mengandung virus atau program jahat yang bisa mencuri informasi Kamu atau merusak perangkat Kamu.

Dan itulah cara melindungi akun WhatsApp Kamu baik di WA web dan di ponsel. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment